Dogiyai, 11 Mei 2026 - Kabupaten Dogiyai di Papua Tengah kembali menunjukkan potensi besar sektor pertanian lokal melalui kolaborasi antara masyarakat dan aparat TNI. Satuan Tugas (Satgas) Yonif 711/Raksatama kini mulai memanfaatkan hasil kebun warga sebagai sumber utama kebutuhan logistik harian personel yang bertugas di Distrik Kamuu, Senin (4/5/2026).
Langkah tersebut dilakukan oleh personel Pos Moanemani Baru dengan membeli langsung berbagai hasil pertanian masyarakat di Pasar Tradisional Ekemanida maupun dari kebun milik warga sekitar. Produk yang dibeli meliputi sayur-sayuran segar, umbi-umbian, buah lokal, hingga bahan pangan lain yang selama ini menjadi kebutuhan dapur prajurit di wilayah penugasan.
Komandan Pos Moanemani Baru, Rangga Kusuma, menjelaskan bahwa kebijakan membeli hasil panen warga dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan distribusi logistik dari luar daerah. Menurutnya, pengiriman bahan makanan dari kota membutuhkan waktu cukup lama dan sering kali membuat kualitas bahan menurun saat tiba di lokasi.
“Dengan memanfaatkan hasil pertanian masyarakat lokal, kebutuhan logistik anggota dapat terpenuhi lebih cepat dan kondisi bahan pangan tetap segar. Selain itu, cara ini juga membantu meningkatkan penghasilan warga,” jelasnya.
Keputusan Satgas Yonif 711/Raksatama membeli langsung hasil pertanian masyarakat ternyata mendapat sambutan positif dari para petani dan pedagang di Dogiyai. Kehadiran anggota TNI di pasar tradisional memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Para petani mengaku hasil panen mereka kini lebih mudah terjual tanpa harus menunggu pembeli datang dalam waktu lama. Aktivitas perdagangan di Pasar Tradisional Ekemanida juga menjadi lebih hidup karena adanya transaksi rutin antara masyarakat dan personel Satgas.
Selain memberikan keuntungan ekonomi, interaksi yang terjalin antara aparat keamanan dan warga juga mempererat hubungan sosial di wilayah pedalaman Papua Tengah tersebut. Pendekatan yang dilakukan Satgas dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih harmonis sekaligus membangun rasa saling percaya antara masyarakat dan TNI.
Program pemanfaatan hasil pertanian lokal ini menjadi bagian dari pendekatan humanis yang diterapkan Satgas Yonif 711/Raksatama selama menjalankan tugas di Kabupaten Dogiyai. Tidak hanya fokus pada keamanan wilayah, personel TNI juga berupaya mendorong kesejahteraan masyarakat melalui dukungan terhadap sektor ekonomi rakyat.
Penggunaan produk lokal untuk kebutuhan logistik dinilai lebih efektif dan berkelanjutan. Selain mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, kebijakan tersebut turut membantu menjaga stabilitas ekonomi petani lokal di tengah tantangan distribusi wilayah pegunungan Papua.
Dogiyai sendiri dikenal memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Berbagai komoditas seperti ubi, sayuran dataran tinggi, buah lokal, dan tanaman pangan lainnya menjadi sumber penghasilan utama masyarakat di Distrik Kamuu dan sekitarnya.
Melalui langkah sederhana membeli hasil kebun warga, Satgas Yonif 711/Raksatama tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur prajurit, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat pedalaman Papua Tengah secara nyata.


